31 Des 2025

Algoritma Pemrograman dasar 1 (ALGORITMA)

ALGORITMA

kata algoritma berasal dari nama ilmuan matematikawan muslim bernama Abu Ja'far Muhammad bin musa al-Khwarizmi yang nanti nya menjadi algorism, dan seiring berjalannya waktu menjadi algorithm karena sering dikaitkan dengan arithmatika.

algoritma adalah suatu urutan langkah-langkah logis yang disusun secara sistematis untuk menyelesaikan sebuah masalah.  

dalam konteks komputer, algoritma pemrograman adalah urutan atau langkah-langkah spesifik untuk menyelesaikan masalah pemrograman komputer.

Pseudocode yaitu penulisan code yang menyerupai bahasa manusia.

Flowchart yaitu penggambaran langkah-langkah menggunakan simbol grafis atau diagram.

 Empat Karakteristik Utama Algoritma :

1. Terbatas (Finiteness) 

artinya, Proses dalam algoritma harus memiliki akhir dan jumlah langkahnya terbatas. Sebuah algoritma tidak boleh berjalan terus-menerus tanpa henti, ia harus selesai dengan menghasilkan minimal satu buah Output.

2. Tidak Ambigu (Definiteness)

 Setiap langkah dalam algoritma harus jelas dan tidak bermakna ganda.

3. Memiliki Input dan Output

input harus berjumlah nol atau lebih.

output minimal harus menghasilkan satu output. setiap proses yang dijalankan harus memberikan hasil akhir yang nyata. 

4. Efektif (Effectiveness)

 Dalam menyelesaikan masalah, Langkah-langkah yang dipilih harus sesederhana mungkin. Tujuannya adalah agar output yang diharpkan bisa diperoleh dengan cara yang paling cepat dan efesien.

Dalam penyusunan sebuah algoritma, terdapat tiga bentuk struktur dasar yang digunakan: 

1. Struktur Urutan 
adalah struktur paling dasar dimana langkah-langkah algortima diproses secara berurutan.

Dimulai dari langkah pertama, Kedua, dan seterusnya hingga selesai.

2. Struktur Pemilihan 
Proses atau langkah akan melalui percabangan dan diseleksi berdasarkan kondisi tertentu.

Pengecekan apakah nilai X > 5.
jika benar, lanjut ke langkah A
jika salah, lanjut ke langkah B.

3. Struktur perulangan (looping)
- Sebuah langkah akan diulang kembali ke langkah sebelumnya jika kondisi yang diinginkan belum terpenuhi.

- Contoh jika nilai X harus lebih besar dari 5 untuk lanjut, namun nilai saat ini masih di bawah 5, maka sistem akan terus menambah nilai X dan mengeceknya kembali secara berulang hingga syarat terpenuhi,\.
BAHASA PEMROGRAMAN 

Bahasa Pemrograman adalah intruksi standar untuk memerintah komputer agar menjalankan fungsi tertentu terdiri dari kumpulan sintaks perintah dasar seperti perhitungan dan penyimpanan data. Hasilnya berupa program atau aplikasi.

Evolusi Generasi bahasa pemrograman 
generasi 1 Machine language 
bahasa asli komputer menggunakan bilangan binner (0 dan 1) 

Generasi 2 Assembly Language
Menggunakan kode mnemonic seperti MOV, SUB, LOOP.

Generasi 3 Procedural Langguage 
menggunakan bahasa manusia dengan campuran simbol 

Generasi 4 (4GL)
Fokus pada bahasa query terstruktur seperti SQL untuk basis data.

 Generasi 5 (Object-Oriented & WEB)
Menekankan efesiensi, otomasi, dan kecerdasan (intelligent programming)

Klasifikasi Tingkat Bahasa
Tingkat rendah 
bahasa mesin yang langsung diproses CPU tanpa kompilasi.

 Tingkat Menengah 
Bahasa Assembly yang menjembatani bahasa mesin dan manusia.

Tingkat Tinggi 
Bahasa yang mudah dipahami manusia (contoh: C++, Pascal, Visual Basic)

 Tingkat sangat tinggi (Very High Level)
Digunakan untuk produktivitas profesional dan scripting 
contoh : Java, Python, Ruby)
 

Proses penerjemahan kode (Kompilasi Vs Interpretasi) 
untuk mengubah kode menjadi bahasa mesin yang bisa dieksekusi CPU, ada 3 teknik :

1. Kompilasi : Menerjemahkan seluruh kode sumber sekaligus (contoh: C ,C++).

2. Interpretasi : Mengeksekusi kode baris demi baris, program berhenti jika ada kesalahan di satu baris (Contoh: Python, Ruby, Pearl) 

3. Gabungan : Menggunakan kompilasi menjadi bytecode lalu dijalankan oleh interpreter (Contoh: Java menggunakan JRE). 

 

VARIABEL DAN TIPE DATA

analogi variable dan tipe data, bisa diibaratkan seperti sebuah gelas yang berisi air jeruk. variable adalah gelasnya (wadah/penampungnya, tipe data adalah air jeruknya (isi atau jenis datanya).

Variabel adalah sebuah pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili nilai tertentu di dalam program. Nilainya dapat diubah-ubah sesuai kebutuhan.

Aturan penambahan variable :
- Boleh gabungkan angka dan huruf, tapi tidak boleh diawali angka.
- Tidak boleh ada spasi
- Tidak boleh ada simbol khusus kecuali underscore ( _ )
- Karakter bebas, namun biasanya hanya 32 karakter pertama yang terbaca.

Tipe data adalah jenis nilai yang dapat ditampung dan diolah oleh sebuah variabel.

Jenis-jenis tipe data dibagi menjadi dua kategori besar :

Tipe data Standar (primitif):
1. integer: bilangan bulat (0, 1, -4, Dst).
2. Real: Bilangan desimal (0,1, -3,22).
3. Char: Karakter Tunggal (a, b, x).
4. String: Kumpulan karakter/kata ("buah" , "kambing").
5. Boolean: Nilai logika (True atau False).

Tipe data Struktur 
1. Aray: Kumpulan variabel dengan tipe data yang sama dan memiliki indeks.
2. Record: Kumpulan variabel dengan tipe data yang berbeda-beda.
3. File: Untuk menyimpan data dalam bentuk file.
4. Set: Kumpulan nilai.
5. Pointer: Untuk menyimpan alamat memori

MENGENAL OPRATOR
oprator itu gampangnya adalah simbol yang kita pakai untuk mengelolah atau mengubah nilai di dalam variabel. Ada 3 jenis Utama yang wajib kamu tahu:

1. Oprator Aritmatika
Dipakai khusus untuk angka (bilangan bulat atau desimal).
+ Penjumlaham dan - Pengurangan
* perkalian dan / Pembagian
% Modulus untuk mencari sisa bagi ( 5 dibagi 2 sisanya 1, maka 5 Mod 2 = 1).

2. Oprator Relasional (Buat Banding-Bandingan)
Dipakai untuk membandingkan dua nilai. Hasilnya cuman dua: Benar (True) atau Salah (False).

- sama dengan (==)
- Tidak sama dengan (!=)
- Lebih besar (>) atau Lebih kecil (<)
 

3. Oprator Logika (Buat hubungan kondisi)
Dipakai Untuk menggabungkan beberapa perbandingan
- AND: Semua kondisi harus benar supaya hasilnya Benar 
- OR: salah satu saja benar, Hasilnya sudah Benar.
- NOT: Kebalikan. Kalau aslinya Benar, Jadi Salah.

NILAI VARIABEL
Nilai adalah isi atau besaran dari sebuah variabel atau konstanta. kalau variabel itu gelasnya, nilai adalah air di dalamnya. Algoritma pada dasarnya adalah cara kita memanipulasi nilai-nilai ini.

Cara memanipulasi Nilai 
1. Mengisi nilai Langsung: memasukan nilai ke dalam variabel.
contoh Variabel A diisi angka 5, Sekarang A punya nilai 5.

2. Menampilkan Nilai (Output): mengeluarkan ini variabel ke layar agar bisa dilihat manusia. 
menggunakan fungsi write untuk memunculkan isi variabel ke layar.

3. Menggunakan Nilai untuk Operasi: memakai isi variabel untuk dihitung dengan variabel lain.
contoh: Variabel Jumlah = Variabel A dikali 5.

PERBEDAAN NILAI DI VARIABEL VS KONSTANTA
- Konstanta: Nilainya tetap dan tidak berubah selama program jalan.
contoh: Nilai PI yang diisi 3,14.
- Variabel: Nilainya bisa berubah-ubah tergantung proses.
- Hasil Ekspresi: Nilai juga bisa datang dari hasil hitungan.
contoh: jika Variabel 1 isinya 5, lalu dikali 5, maka nilai akhirnya adalah 25.


 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar